ILMU BUDAYA
DASAR
Mengapa Perlu
IBD?
❑
Bangsa Indonesia adalah masyarakat majemuk (suku
banyak, Budaya, Agama dan sebagainya).
❑
Pembangunan yang dilaksanakan menimbulkan
perubahan dalam sistem nilai budaya.
❑
Kemajuan dalam bidang Teknologi Komunikasi Massa
dan Transportasi mempengaruhi intensitas kontak budaya antar suku-bangsa maupun
dengan kebudayaan dari luar.
Fungsi IBD
•
Pendekatan Pengetahuan Budaya (The Humanities)
digunakan sebagai pendekatan untuk mempelajari masalah manusia dan kebudayaan.
•
Pengetahuan budaya dibatasi sebagai pengetahuan
yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat.
Sehubungan dengan
itu, beberapa kajian dalam IBD adalah
•
Manusia dan
cinta kasih: manusia dan keindahan (keindahan, renungan, keserasian,
kehalusan);
•
Manusia dan
penderitaan (penderitaan, siksaan, rasa sakit, neraka, bunuh diri); .
•
Manusia dan
pandangan hidup (cita-cita, kebajikan,
sikap hidup); manusia dan keadilan: mengenal dan melaksanakan
tindakan-tindakan yang didasarkan keadilan serta mampu memerangi tindakan yang
tidak didasarkan atas nilai-nilai keadilan.
•
Manusia dan
tanggung jawab (tanggung jawab, pengabdian, kesadaran, pengorbanan).
•
Manusia dan
kegelisahan (kegelisahan, keterasingan, kesepian,ketidakpastian;
•
Manusia dan
harapan (harapan, kepercayaan).
•
Ruang Lingkup
Ilmu Budaya Dasar
Komponen utama
yang membentuk Ilmu Budaya Dasar itu ada empat, yakni: Filsafat, Teologi,
Sejarah, dan Seni.
•
Filsafat,
seringkali disebut sebagai induk dari ilmu-ilmu, merupakan ilmu yang berusaha
memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan manusia yang esensial, misalnya:
siapakah manusia itu? dari manakah asalnya? dan sebagainya.
•
Teologi
atau ilmu agama, mengajarkan tentang manusia, sejarahnya, tujuannya,
tugas, dan tanggung jawabnya di dunia sebagai mahkluk ciptaan Tuhan.
•
Sejarah,
menceritakan mengenai kehidupan manusia pada masa lampau, mengenai
adat-istiadatnya, pandangan hidupnya, dan lain sebagainya.
•
Seni,
merupakan wujud kekaguman dan sekaligus pernghargaan manusia terhadap keindahan
dan nilai-nilai yang ditemuinya di dalam kehidupan manusia.
Pendidikan
tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat
pengetahuan yang terdiri atas.
Ilmu sosial
dasar mempunyai tema hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan. Yang membedakan masalah
sosial dengan masalah lainnya adalah bahwa masalah sosial selalu ada kaitannya
yang dekat dengan nailai-nilai moral dan pranata-pranata sosial, serta ada
kaitannya dengan hubungan-hubungan manusia
Unsur
Kebudayaan :
Para ahli
mengemukakan adanya unsur kebudayaan yang umumnya diperinci menjadi 7 unsur
yaitu :
- Unsur religi
- Sistem kemasyarakatan
- Sistem peralatan
- Sistem mata
pencaharian hidup
- Sistem bahasa
- Sistem pengetahuan seni
KEBUDAYAAN
Kebudayaan paling
sedikit memiliki 3 wujud antara lain :
- Wujud sebagai
suatu kompleks dari ide, gagasan, norma, peraturan dan sejenisnya. Ini
merupakan wujud ideal kebudayaan. Sifatnya abstrak, lokasinya aa dalam
pikiran masyarakat dimana kebudayaan itu hidup.
- Kebudayaan sebagai
suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.
- Kebudayaan sebagai
benda hasil karya manusia.
Proses
institusionalisasi, yaitu suaat proses yang dilewati oleh norma kemasyarakatan
yang baru untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga kemasyarakatan, sehingga
norma tersebut oleh masyarakt diterima, dihargai, dan kemudian ditaati dan
dipatuhi dalam mengatur kehidupan sehai-hari.
BAB II
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan sebagai usaha menyempurnakan diri:
◻
Kebudayaan
sebagai ‘sekolah’ dimana manusia dapat belajar menghargai hidup sebagai insani
◻
Kebudayaan
adalah bagian dari naluri dasar manusia untuk menemukan kebenaran, kebaikan dan
keindahan
◻
Kebudayaan
sebagai ketegangan antara imanensi dan trensendensi
◻
Sebagai
upaya penyempurnaan maka ‘kebudayaan’, dari konsep dan perkem-bangan harus
selalu dievaluasi
Akal & Budi
Akal adalah
kemampuan pikir manusia sebagai kodrat alami yang dimiliki manusia. Berpikir
adalah perbuatan operasional yang mendorong untuk aktif berbuat demi
kepentingan dan peningkatan hidup manusia.
Fungsi
akal adalah untuk berfikir, kemampuan berfikir manusia mempunyai
fungsi mengingat kembali apa yang telah diketahui sebagai tugas dasarnya untuk
memecahkan masalah dan akhirnya membentuk tingkah laku.
Budi adalah
akal yang merupakan unsur rohani dalam kebudayaan. Budi diartikan sebagai batin
manusia, panduan akal dan perasaan yang dapat menimbang baik buruk segala
sesuatu.
Manusia sebagai
animal simbolicum
•
Simbol : segala sesuatu (benda, peritiwa,
kelakuan, tindakan manusia, ucapan) yang telah ditempati suatu arti tertentu
menurut kebudayaannya
•
Adalah komponen utama perwujudan kebudayaan
karena setiap hal yang dilihat dan dialami, diolah menjadi simbol
•
Kebudayaan : pengetahuan yang mengorganisasi
simbol-simbol
•
Fungsi simbol :
Ø
Faktor pengembangan kebudayaan
Ø
Terbatas pada gugus masyarakat etrtentu
Pengertian budaya & kebudayaan
•
K.A Hiding : Pengelolaan agriculture
•
Langevela : Aktivitas yang manusiawi dan
rohani sifatnya
•
Alfred Whitehead : karya akal, budi, daya
•
Edward B Taylor : hasil karya manusia
•
Ditjen Kebudayaan : Sistem nilai dan gagasan
utama
•
Komponen utama kebudayaan :
•
Individu.
•
Masyarakat.
•
Alam.
Budaya atau kebudayaan berasal
dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan
bentuk jamak dari buddhi (budia atau akal), diartikan sebagai hal-hal
yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Bentuk lain dari kata budaya adalah kultur yang
berasal dari bahasa Latin yaitu cultura.
Kebudayaan adalah
keseluruhan yang rumit yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral,
hukum, adat istiadat dan semua kemampuan dan kebiasaan yang didapat manusia
sebagai anggota masyarakat (Edward B. Taylor)
Ciri Umum dari
Kebudayaan
- Terdiri atas unsur-unsur universal seperti;
struktur social, system politik, system ekonomi dan teknologi, system
agama, dan system bahasa serta komunikasi
- Merupakan milik bersama yang pewarisannya
dilakukan melalui suatu proses belajar
- Merupakan aktivitas kemanusiaan untuk mengubah dan
memberi bentuk serta susunan baru pada ciptaan Tuhan (alam) sesuai dengan
kebutuhan jasmani dan rohaninya
Fungsi kebudayaan
Mendasari,
mendukung, dan mengisi masyarakat dengan nilai-nilai hidup untuk dapat
bertahan, menggerakkan serta membawa masyarakat kepada taraf hidup tertentu :
Hidup lebih baik
Lebih manusiawi
Berperikemanusiaan
UNSUR-UNSUR
KEBUDAYAAN
Sistem religi dan
upacara keagamaan;
2. Sistem dan
organisasi kemasyarakatan;
3. Sistem
pengetahuan;
4. Bahasa;
5. Kesenian;
6. Sistem Mata
pencaharian hidup;
7. Sistem
teknologi dan peralatan.
Manusia; Pencipta
dan pengguna kebudayaan
Manusia sebagai pencipta kebudayaan memiliki
kemampuan daya sebagai berikut :
❖ Akal, intelegensia dan intuisi
❖ Perasaan dan emosi
❖ Kemauan
❖ Fantasi
❖ Perilaku
Ciri & Wujud kebudayaan
Ciri Kebudayaan
◻ Bersifat
menyeluruh
◻ Berkembang
dalam ruang / bidang geografis tertentu
◻ Berpusat
pada perwujudan nilai-nilai tertentu
Wujud kebudayaan
◻ Ide
: tingkah laku dalam tata hidup
◻ Produk
: sebagai ekspresi pribadi
◻ Sarana
hidup
◻ Nilai
dalam bentuk lahir
Sifat kebudayaan
◻ Beraneka
ragam
◻ Diteruskan
dan diajarkan
◻ Dapat
dijabarkan :
Biologi
Psikologi
Sosiologi : manusia sebagai pembentuk kebudayaan
◻ Berstruktur
terbagi atas item-item
◻ Mempunyai
nilai
◻ Statis
dan dinamis
◻ Terbagi
pada bidang dan aspek
Memanusiakan manusia dengan konsep budaya dasar
Cintakasih adalah perasaan suka kepada
seseorang yang disertai belas kasihan. Cinta merupakan sikap dasar ideal yang
memungkinkan dimensi sosial manusi menemukan bentuknya yang khas manusiawi
Keadilan
adalah salah satu moral dasar bagi kehidupan manusia. Keadilan mengacu pada
suatu tindakan baik yang mesti dilakukan oleh setiap manusia.
Penderitaan
adalah teman paling setia kemanusiaan. Ini melengkapi ciri paradoksal yang
menandai eksistensi manusia didunia.
Tanggungjawab adalah
kwajiban melakukan tugas tertentu yang dasarnya adalah hakikat keberadaan
manusia sebagai makhluk yang mau menjadi baik dan memperoleh kebahagiaan.
Konsep budaya dasar
Kegelisahan
merupakan gambaran keadaan seseorang yang tidak tenteram hati maupun
perbuatannya, merasa khawatir tidak tenang dalam tingkah laku, dan merupakan
salah satu ekspresi kecemasan.
Pengabdian diartikan
sebagai perihal memperhamba diri kepada tugas-tugas yang dianggap mulia
Keindahan,
eksistensi manusia didunia diliputi dan digairahkan oleh keindahan. Manusia
tidak hanya penerima pasif tetapi juga pencipta keindahan bagi kehidupan.
Pandangan
hidup berkenaan dengan eksistensi manusia didunia dalam hubungannya dengan
Tuhan, dengan sesama dan dengan alam tempat kita berdiam.
Proses
kebudayaan
Proses
pembudayaan adalah tindakan yang menimbulkan dan menjadikan sesuatu lebih
bermakna untuk kemanusiaan. Proses tersebut diantaranya
Internalisasi
: Merupakan proses pencerapan realitas obyektif dalam kehidupan
manusia
Sosialisasi
: Proses interaksi terus menerus yang memungkinkan manusia
memperoleh identitas diri serta ketrampilan-ketrampilan sosial..
Enkulturasi
adalah pencemplungan seseorang
kedalam suatu lingkungan kebudayaan, dimana desain khusus untuk kehidupan
kelihatan sebagai sesuatu yang alamiah belaka.
Difusi :
penyebaran kebudayaan
Akulturasi
: percampuran dua atau
lebih kebudayaan yang dalam percampuran itu masing-masing unsurnya masih
kelihatan.
Asimilasi :
proses peleburan dari kebudayaan
satu ke kebudayaan lain.
Penyebab perubahan
sosial & kebudayaan
faktor
intern
• Bertambah
atau berkurangnya penduduk
• Penemuan-penemuan
baru (inovation – discoveri [gagasan] – invention [diterapkan dalam masyarakat]
• Pertentangan-pertentangan
dalam masyarakat (konflik)
• Pemberontakan
/ revolusi
faktor
ekstern
•
Perubahan lingkungan fisik manusia (bencana alam
)
•
Pengaruh kebudayaan masyarakat lain Peperangan.
Faktor-faktor
yang mendorong :
•
Kontak dengan kebudayaan lain
•
Sistem pendidikan yang maju
•
Sikap menghargai hasil karya orang lain dan
keinginan untuk maju
•
Toleransi terhadap perbuatan menyimpang
•
Sistem lapisan masyarakat yang terbuka
•
Penduduk yang heterogen
•
Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang
kehidupan tertentu
•
Orientasi ke depan
•
Nilai meningkatkan taraf hidup
Faktor-faktor
yang menghambat :
•
Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
•
Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat
•
Sikap masyarakat yang tradisional
•
Adanya kepentingan-kepentingan yang telah
tertanam dengan kuat (vested Interest)
•
Rasa takut terjadinya kegoyahan dalam integrasi
kebudayaan
•
Prasangka terhadap hal baru
•
Hambatan ideologis
•
Kebiasaan
•
Sikap pasrah
Struktur Kebudayaan
1. Kesatuan Kebudayaan
◻ Manusia
merupakan kesatuan, karenanya segala karya ciptaannya bercirikan kesatuan juga;
◻ Kesatuan
manusia adalah kesatuan menjadi; melalui thesis, antithesis, mengarah pada
sintesis ideal;
◻ Itulah
sebabnya, dalam hidup manusia berusaha mencapai keseimbangan; tidak statis tapi
dinamis
◻ Andaikata
kesatuan manusia tidak sempurna, bagaimana dengan kesatuan kebudayaan?
◻ Subjek
kebudayaan sebenarnya bukan manusia, melainkan golongan, masyarakat dan bangsa;
◻ Objek
kebudayaan adalah lingkungan alam dan sosial;
◻ Interaksi
subjek dan objek melahirkan dinamika dalam kebudayaan.
2. Kesatuan Struktural yang Bercorak Dinamis
◻ Menguji
kesatuan kebudayaan diperlukan perspektif struktur atau konfigurasi kebudayaan,
plus kata sifat dinamis;
◻ STRUKTUR
adalah kesatuan dari unsur-unsur yang interdependen dan yang mengarah ketujuan
bersama;
◻ Konfigurasi
adalah tertib tertentu dari berbagai perwujudan kebudayaan;
3. Harmoni dan Integrasi Kebudayaan
◻ Wujud kebudayaan terbentuk sebagai wujud
harmoni(sasi);
◻ Dalam
harmonisasi terwujudlah integrasi kebudayaan sebagai wujud kontinum kebudayaan;
◻ Itulah
sebabnya, berbagai wujud kebudayaan terpola dalam bentuk-bentuk yang berbeda;
BAB III
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
- Hakikat
Manusia Sebagai Makhluk Individu Dan Sosial
- Peranan
Manusia Sebagai Makhluk Individu Dan Sosial
- Dinamika
Interaksi Sosial
- Dilema
Antara Kepentingan Individu Dan Kepentingan Masyarakat
HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN
SOSIAL
Unsur-unsur hakikat manusia terdiri dari hal-hal
berikut :
- Susunan
kodrat manusia terdiri atas raga dan jiwa
- Sifat
kodrat terdiri atas makhluk individu dan social
- Kedudukan
kodrat terdiri atas makhluk berdiri sendiri dan makhluk Tuhan.
-
1. Manusia sebagai makhluk individu
Individu berasal dari bahasa latin individuum yang
artinya tak terbagi. Manusia lahir merupakan sebagai makhluk individual yang
makna tidak terbagi atau tidak terpisah antara jiwa dan raga.
Personalitas
Susunan perbedaan tingkah laku atau tindakan dari
tiap-tiap individu Unsur-unsur personality:
▪
Pengetahuan
– Pengamatan
▪
Persepsi
– Konsep
▪
Fantasi
▪
Perasaan
– Dorongan
▪
Sex -
Mencari makan
▪
Berinteraksi
– Meniru
▪
Berbakti
– Keindahan
Kepribadian Kepribadian (karakter yg khas) adalah:
Keseluruhan perilaku individu yang merupakan hasil
interaksi antara potensi-potensi biopsikofisikal (fisik dan psikologi) yang
terbawa sejak lahir dengan rangkaian situasi lingkungan
David MC- Cleland: ada tiga kebutuhan
dasar yang memotivasi individu untuk Berperilaku:
❑ Kebutuuhan untuk sukses: berprestasi
❑ Kebutuhan untuk affiliasi: berhubungan
dengan orang lain
❑ Kebutuhan utk berkuasa: mengontrol/mengendalikan.
Pertumbuhan dan perkembangan individu dipengaruhi
beberapa faktor, yaitu :
- Pandangan
nativistik yang menyatakan pertumbuhan ditentukan atas dasar factor
individu sendiri.
- Pandangan
empiristik menyatakan pertumbuhan didasarkan atas fakto lingkungan.
- Pandangan
konvergensi menyatakan pertumbuhan dipengaruhi atas dasar individu dan
lingkungan.
2. Manusia
sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial : manusia hidup
bersama orang lain- Manusia sebagai makhluk individu tdk akan mampu hidup
sendiri dan berkembang sempurna tanpa hidup bersama dengan individu manusia
lain.Sejak lahir manusia sudah harus hidup bersama dengan manusia lainnya
didasari oleh kebutuhan.
Kebutuhan Manusia
▪
Kebutuhan
primer/internal/innate needs: kebutuhan yg datang dari dlm diri manusia yg
biasanya bersifat biologis. Ex:lapar, haus, dorongan seksual dll.
▪
Kebutuhan
sekunder/eksternal/aquired need: kebutuhan dari luar sbg reaksi thd lingkungan
sosial budaya, biasanya bersifat psikologis. Ex: rumah mewah, baju bermerk,
dll.
Perkembangan diri
Herbert Mead: pengembangan diri seseorang dengan orang lain melalui tahapan2 :
- Play stage : anak ambil peran orang lain,
meniru
- Game
stage : anak tahu peran orang lain dan peran yg harus ia lakukan
- Generalized other : mengetahui peran2 dan
mampu ambil peran dg siapa berinteraksi
Fungsi Keluarga
Pengaturan seksual
Fungsi reproduksi
Fungsi sosialisasi
Pemeliharaan
Afeksi
Status
Kontrol sosial
Alasan-alasan manusia sebagai makhluk sosial
Manusia tunduk pada aturan/norma sosial
Perilaku manusia mengharap penilaian orang lain
Manusia memiliki kebutuhan berinteraksi dg orang
lain
Potensi manusia berkembang bila hidup di
tengah-tengah manusia lain.
Adapun yang menyebabkan manusia selalu
bermasyarakat antara lain karena adanya dorongan kesatuan biologis yang
terdapat dalam naluri manusia,misalnya :
1.Hasrat untuk memenuhi keperluan makana dan
minuman
2. Hasrat untuk membela diri
3. Hasrat untuk mengadakan keturunan
Interaksi Sosial
Pengertian Interaksi Sosial Kata interaksi berasal
dari bahasa Inggris yaitu “interaction”, artinya suatu tindakan yang
berbalasan. Dari pengertian tersebut dapat didefinisikan bahwa interaksi adalah
berhubungan saling mempengaruhi. Sedangkan kata sosial berasal dari bahasa latin
yaitu “socius” yang berarti teman, sahabat atau kawan. Jadi, Interaksi Sosial
mengandung pengertian bahwa proses saling berhubungan dan saling mempengaruhi
itu terjadi antarmanusia baik individu dengan individu, atau antar individu
dengan kelompok.
Bentuk Interaksi Sosial
a. Interaksi Sosial Langsung (primer). Kontak
secara badaniah atau fisik atau face to face dengan bertatap muka langsung,
seperti saling bicara, saling senyum, saling bersalaman dll.
b. Interaksi Sosial tak langsung (sekunder).
Kontak tidak langsung, kontak sekunder ini terjadi antara masing-masing pihak
melalui sarana-sarana komunikasi, seperti telepon, telegram dll.
Fungsi Interaksi Sosial
Sebagai media komunikasi dalam proses
pemberitahuan atau penyampaian pesan atau berita dari satu pihak kepada pihak
lain, dengan tujuan dapat menggugah keikutsertaan pihak lain, sehingga hal-hal
yang diberitahukan itu menjadi pengertian bersama.
B. PERANAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN
SOSIAL
1.
Perananan
manusia sebagai makhluk individu
Berdasarkan sifat kodrat manusia sebagai individu,yang dapat diketahui
bahwa manusia memilki harkat dan martabat yang mempunyai hak-hak dasar,dimana
setiap manusia memiliki potensi diri yang khas,dan setiap manusiamemiliki
kepentingan untuk memenuhi kebutuhan dirinya.
Sebagai makhluk individu manusai berperan untuk
mengwjudkan hal-hal sebagai berikut :
1. Menjaga dan mempertahankan harkat dan
martabatnya
2. Mengupaya terpenuhinya hak-hak dasarnya
sebagai manusia
3. Merealisasikan segenap potensi diri baik
sisi jasmani maupun rohani
4. Memenuhi kebutuhan dan kepentingan diri
demi kesejahteraan hidupnya.
Peranan manusia sebagai makhluk sosial
Manusia sebagai pribadi adalah berhakikat
social.Artinya akan senantiasa dan selalu berhubungan dengan orang lain.
Sebagai makhluk social manusia terhadap
norma-norma social yang tumbuh sebagai patokan dalam bertingkah laku manusia
dalam kelompok,norma-norma yang dimaksud adalah sebagai berikut :
1. Norma agama atau religi,yaitu norma yang
bersumber dari Tuhan untuk umat-Nya
2. Norma kesusilaan atau moral,yaitu yang
bersumber dari hati nurani manusia untuk mengajakan kebaikan dan menjahui
keburukan.
3. Norma Kesopanan atau adat,yaitu yang
bersumber dari masyarakat atau dari lingkungan masyarakat yang bersangkutan.
4. Norma hukum,yaitu norma yang dibuat
masyarakat secara resmi yang pemerlakuannya dapat diterima.
C. DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL
Interaksi sosial merupakan factor utama dalam
kehidupan sosial ,interaksi merupakan hubungan yang dinamis,yag menyangkut
hubungan timbalbalik antarin dividual.
Ciri-ciri sebuah interaksi sosial adalah sebagai berikut :
1. Pelakunya lebih dari satu orang.
2. Adanya komunikasi antarpelaku melalui
kontak sosial.
3. Mempunyai maksud dan tujuan,terlepas dari
sama atau tidaknya tujuan tersebut dengan diperkirakan pelaku.
4. Adanya dimensi waktu yang akan menentukan
sikap aksi yang sedang berlansung.
D. DILEMA ANTARA KEPENTINGAN INDIVIDU DAN
KEPENTINGAN MASYARAKAT
Dilema antara kepentingan individu dan
kenpentingan masyarakat adalah pertanyaan yang dihadapi oleh manusia,dikala
manakah yang harus diutamakan.